Categories: NASIONAL

Terinspirasi Gunungan Wayang, Kemenag Kenalkan Logo Baru Halal

JAKARTA-Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan logo baru label halal. Logonya berbeda jauh dengan label halal yang selama ini dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Logo label halal Kemenag ini terkesan khas Jawa karena terinspirasi gunungan wayang.

Logo baru label halal itu tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) 40/2022 tentang Penetapan Label Halal. Kepala BPJPH Kemenag Muhammad Aqil Irham menyatakan, logo baru label halal itu berlaku efektif sejak 1 Maret 2022.

Aqil lantas menjelaskan filosofi logo baru label halal tersebut. Dia mengakui, label halal itu mengadaptasi nilai-nilai keindonesiaan. Bentuk dan corak yang digunakan menggambarkan artefak budaya yang unik, berkarakter kuat, dan mewakili Indonesia.

’’Bentuk label halal terdiri atas dua objek. Yaitu, bentuk gunungan dan motif surjan atau lurik gunungan pada wayang kulit,’’ paparnya. Bentuknya, limas dan lancip ke atas. Bentuk itu melambangkan kehidupan manusia.

Dia mengungkapkan, bentuk gunungan pada logo label halal tersusun dari kaligrafi huruf Arab. Yaitu, ha, lamalif, dan lam dalam satu rangkaian. Lantas, terbentuk kata halal. Kemudian, di bagian bawah tertulis dengan jelas Halal Indonesia.

Aqil menuturkan, label atau logo Halal Indonesia menggunakan ungu sebagai warna utama. Selain itu, hijau tosca dipilih sebagai warna sekundernya. ’’Warna ungu merepresentasikan keimanan, kesatuan lahir batin, dan daya imajinasi,’’ jelasnya. Warna hijau tosca mewakili makna kebijaksanaan, stabilitas, dan ketenangan. (wan/c14/oni/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

UT Jayapura Tegaskan Komitmen Membangun SDM Papua

​  Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan…

18 minutes ago

Dorong Produk OAP Tembus Pasar Modern

   Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) bagi…

1 hour ago

Pasca Kebakaran, Masjid Ar-Rahman Mandala Kembali Digunakan

   Menurutnya, masjid tersebut merupakan salah satu fasilitas umum yang berada di kawasan yang terdampak…

2 hours ago

Banyak Lahan Sengaja Dibakar Picu Karhutla Makin Parah di Jayawijaya

Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…

7 hours ago

Karhutla Berdampak pada Habitat Satwa

Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…

9 hours ago

Tak Cukup Sekedar Sampaikan Informasi, Harus Pahami Prinsip Jurnalistik

   Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto  menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…

10 hours ago