Categories: NASIONAL

Data Eksploitasi Hutan di Indonesia Ternyata Parah

Lebih Ngeri Setelah Merdeka daripada Saat Dijajah

JAKARTA – Perbandingan kondisi hutan Indonesia sebelum dan sesudah kemerdekaan memicu perbincangan setelah sebuah unggahan viral di Instagram menunjukkan bahwa laju hilangnya hutan justru meningkat tajam setelah Indonesia merdeka. Data yang dihitung ulang oleh seorang netizen bernama Alif Towew memperlihatkan bahwa kecepatan deforestasi pascakemerdekaan disebut empat kali lebih tinggi dibanding masa penjajahan.

Dalam penjelasannya, ia memaparkan bahwa pada 1900 saat Indonesia masih berada di bawah pemerintahan kolonial, luas hutan diperkirakan mencapai 170 juta hektare. Memasuki akhir masa penjajahan pada 1950-an, jumlahnya berkurang menjadi sekitar 159 juta hektare.Artinya, kala itu Indonesia masih memiliki sekitar 87 persen tutupan hutan dibanding luas daratannya, dengan laju kehilangan hutan sekitar 220 ribu hektare per tahun.

Namun, kondisi saat ini jauh berbeda. Tahun 2024, luas hutan Indonesia tinggal sekitar 95,5 juta hektare atau hanya 51 persen dari daratan. Artinya, sejak awal kemerdekaan hingga sekarang, Indonesia kehilangan hutan dengan kecepatan mencapai 858 ribu hektare per tahun yang setara 13 kali luas DKI Jakarta hilang setiap tahun.Laju hilangnya hutan ini dihitung empat kali lebih tinggi daripada periode kolonial.

Unggahan Alif Towew yang diunggah ulang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut menegaskan bahwa eksploitasi hutan memang tidak dapat dihindari sepenuhnya karena kebutuhan bahan baku seperti kayu tetap ada. Namun, ia menyoroti bahwa penebangan yang tidak terukur dan tidak terkendali menghasilkan dampak ekologis yang serius, terutama terhadap banjir.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Jayapura Targetkan Pembenahan RSUD Yowari Rampung dalam Setahun

Yunus Wonda mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan bersama pemerintah pusat dan tenaga kesehatan, kualitas dokter dan…

3 hours ago

Blokade Jalan Berakhir, Polisi Fasilitasi Audiensi Pendulang dengan DPRK

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan persuasif untuk meredam…

4 hours ago

Pemkab Jayawijaya Serahkan Alat Pengolahan Kopi di Dua Distrik

Bupati Jaywwijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan beberapa peralatan yang diberikan seperti mesin pengupas biji…

5 hours ago

Banyak Kendaraan Abaikan Uji KIR

Kepala Dishub Kota Jayapura, Justin Sitorus, mengungkapkan bahwa banyak kendaraan, khususnya angkutan barang dan penumpang,…

6 hours ago

Antisipasi Krisis Global, Perkuat Ketahanan Pangan

Gubernur menekankan bahwa fokus utama pembangunan daerah saat ini diarahkan pada sektor perikanan laut dan…

7 hours ago

Wali Kota: Waspadai Potensi Banjir dan Longsor!

Wali Kota menegaskan bahwa kondisi geografis Kota Jayapura yang memiliki wilayah perbukitan, lereng, serta daerah…

8 hours ago