

Jessica Wongso
Dikabarkan bahwa tim pengacara Jessica Kumala Wongso sedang bersiap mengajukan PK (Peninjauan Kembali) terkait kasus kopi sianida yang tewaskan Wayan Mirna Salihin. Kabar pengajuan PK tersebut dipaparkan oleh pengacara Jessica Wongso yakni Otto Hasibuan.
Otto Hasibuan mengatakan bahwa ada bukti baru yang berkaitan dengan kasus kopi sianida tersebut. Sayangnya, Otto Hasibuan tidak bicara lebih banyak terkait adanya bukti baru atas kasus kopi sianida. “PK sedang kita persiapkan. Soal waktu, nanti pada saat yang tepat,” ungkap Otto.
Untuk waktu pengajuan Peninjauan Kembali (PK), Mahkamah Agung, Otto menyatakan bahwa memang tengah mempersiapkannya.
Sementara, dari pihak Kejaksaan Agung menyatakan siap menghadapi PK (Peninjauan Kembali) yang akan diajukan oleh pengacara Jessica.
“Sangat siao, kita menghadapi upaya hukum sudah biasa dilakukan teman-teman jaksa penuntut umum di persidangan. Apalagi ini sudah terbuka untuk publik,” ungkap Ketut Sumedana pada Kamis (12/10).
Ketut juga menjelaskan bahwa sebenarnya perkara Jessica telah selesai karena sudah diadili sebanyak lima kali dari tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Kasasi, dan PK 2 kali.
Dalam proses sidang di Pengadilan Negeri hingga PK, para hakim juga tidak ada yang memberikan pendapat berbeda.
“Hakim yang mengadili tidak ada hakim satupun yang menyatakan dissenting opinion. Sehingga saya nyatakan bahwa secara pembuktian itu sudah sempurna. Clear kan,” ujar Ketut.
Meski demikian, jaksa penuntut umum siap menghadapi PK yang akan diajukan pengacara Jessica Wongso.
Ketut juga berpesan kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh opini publik. (*)
Editor: Nicolaus
Sumber: Radar Kudus
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…