“SBY berhasil ‘menikung’ Megawati dan kemudian berkuasa selama dua periode. Itu menjadi contoh nyata bagaimana orang dalam pemerintahan bisa berubah menjadi rival politik paling serius,” jelasnya.
Fernando menilai sejarah berpotensi terulang. Dengan posisi strategis, pengaruh kuat, dan kedekatan personal dengan Presiden Prabowo, Sjafrie kini dinilai memiliki pola politik yang serupa. “Sejarah politik Indonesia penuh ironi tentang pengkhianatan dari lingkaran dalam. Kedekatan personal tidak selalu berbanding lurus dengan loyalitas politik. Presiden Prabowo seharusnya lebih waspada terhadap dinamika ini,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…
Sekira 12 personel dan satu alat berat dari Polresta Jayapura Kota melakukan pembersihan material longsor…
Beruntung, kobaran api tidak sempat meluas dan hanya menghanguskan sebagian dinding kamar. Peristiwa tersebut terjadi…
Proyeksi tersebut disampaikan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, berdasarkan analisis posisi…
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di…
Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas,…