“SBY berhasil ‘menikung’ Megawati dan kemudian berkuasa selama dua periode. Itu menjadi contoh nyata bagaimana orang dalam pemerintahan bisa berubah menjadi rival politik paling serius,” jelasnya.
Fernando menilai sejarah berpotensi terulang. Dengan posisi strategis, pengaruh kuat, dan kedekatan personal dengan Presiden Prabowo, Sjafrie kini dinilai memiliki pola politik yang serupa. “Sejarah politik Indonesia penuh ironi tentang pengkhianatan dari lingkaran dalam. Kedekatan personal tidak selalu berbanding lurus dengan loyalitas politik. Presiden Prabowo seharusnya lebih waspada terhadap dinamika ini,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…