“SBY berhasil ‘menikung’ Megawati dan kemudian berkuasa selama dua periode. Itu menjadi contoh nyata bagaimana orang dalam pemerintahan bisa berubah menjadi rival politik paling serius,” jelasnya.
Fernando menilai sejarah berpotensi terulang. Dengan posisi strategis, pengaruh kuat, dan kedekatan personal dengan Presiden Prabowo, Sjafrie kini dinilai memiliki pola politik yang serupa. “Sejarah politik Indonesia penuh ironi tentang pengkhianatan dari lingkaran dalam. Kedekatan personal tidak selalu berbanding lurus dengan loyalitas politik. Presiden Prabowo seharusnya lebih waspada terhadap dinamika ini,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) untuk membangun Ekosistem Pendidikan Kepemimpinan, Pengelolaan…
Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…