Dalam dunia medis sendiri, tidur bahkan sering menjadi bagian penting dari proses penyembuhan.Dokter kerap menyarankan pasien untuk beristirahat dan tidur yang cukup agar metabolisme tubuh kembali normal. Sebaliknya, kekurangan tidur dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah pada otot hingga gangguan pada fungsi otak.
“Sering kali pakar kesehatan mengatakan pasien kurang istirahat dan itu bisa menyebabkan sakit. Berarti tidur itu obat untuk menghilangkan penyakit,” terang Gus Baha.
Ia menambahkan, bahkan obat yang paling manjur sekalipun tidak akan bekerja optimal jika seseorang tidak memiliki waktu tidur yang cukup. “Logikanya, tidur itu yang utama, lalu dibantu obat,” tandasnya.
Penjelasan Gus Baha ini menjadi pengingat bahwa hadis tentang tidur saat berpuasa seharusnya dipahami secara bijak, bukan sebagai alasan untuk bermalas-malasan, tetapi sebagai gambaran bahwa meninggalkan keburukan juga merupakan bagian dari ibadah. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…
"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan Musyawarah Distrik merupakan…
Penegasan tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan ARKR Law Office & Associates sebagai respons…
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan…