Categories: NASIONAL

Pangkas Ketergantungan APBN, BGN Alihkan Strategi MBG Berbasis Kantin di Wilayah 3T

Pemerintah kini mulai melonggarkan ketergantungan penuh pada dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan membuka pintu lebar-lebar bagi berbagai alternatif sumber pendanaan non-pemerintah. Dalam pemaparannya, Nanik mengonfirmasi bahwa skema pendanaan hibrida ini melibatkan partisipasi aktif dari sektor swasta, BUMN, hingga lembaga internasional.

Beberapa opsi pembiayaan yang kini tengah berjalan dan disiapkan meliputi Dana CSR BUMN: Mengarahkan alokasi tanggung jawab sosial perusahaan pelat merah untuk pembangunan infrastruktur gizi. Hibah Luar Negeri: Memanfaatkan ketertarikan negara-negara donor yang memiliki perhatian khusus pada isu stunting dan nutrisi anak. Kemitraan Yayasan: Berkolaborasi dengan lembaga filantropi dan yayasan swasta yang bergerak di bidang sosial-kemanusiaan.

Tak hanya mengandalkan instansi pusat, BGN juga membidik potensi besar dari para investor swasta yang menanamkan modalnya di wilayah terpencil Indonesia. Perusahaan-perusahaan perkebunan, pertambangan, maupun industri manufaktur daerah didorong untuk mengalihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) mereka secara langsung guna menyokong operasional dapur MBG di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Jadi ada beberapa alternatif. Intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN. Dulu kan full 100 persen dibiayai oleh APBN,” pungkas Nanik menutup penjelasannya. Melalui pergeseran strategi yang memadukan pemanfaatan fasilitas kantin sekolah dan diversifikasi anggaran non-APBN ini, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih mandiri, tangguh terhadap gejolak ekonomi, serta mampu menyisir seluruh anak-anak di beranda terdepan Indonesia secara adil dan merata. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: MBGBGN3TSPPG

Recent Posts

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum MasukPerubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

13 hours ago

Tahan Rasa Nyeri di Tulang Belakang, Demi Pulang Bawa Uang Untuk Keluarga

  Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…

14 hours ago

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

14 hours ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

15 hours ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

15 hours ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

16 hours ago