Nantinya, kuota 200.000 jemaah dari Arab Saudi akan dipatok dengan harga tertentu, dan pendaftar yang berhasil memesan bisa langsung berangkat pada tahun yang sama. Meski wacana ini revolusioner, Dahnil menjamin pemerintah tetap memprioritaskan nasib 5,7 juta jemaah yang saat ini sudah masuk daftar tunggu keberangkatan. Mengingat masa tunggu saat ini mencapai 26 tahun untuk jalur reguler dan 6 tahun untuk jalur khusus, skema perlindungan bagi pengantre lama masih terus digodok secara matang sebelum menjadi keputusan final. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…