Bagaimana Sebaiknya Bersikap?
Dalam kondisi fluktuatif tak menentu seperti ini, berikut adalah langkah bijak yang bisa Anda ambil: Efisiensi Konsumsi: Mulailah mengatur mobilitas. Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum atau kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan pada BBM fosil yang harganya sedang tidak stabil. Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan mesin kendaraan dalam kondisi prima dan tekanan ban sesuai. Mesin yang tidak terawat bisa memboroskan BBM hingga 10-15%.
Pantau Update Berkala: Harga BBM non-subsidi kini sangat dinamis. Cek aplikasi penyedia BBM secara rutin sebelum mengisi tangki untuk mendapatkan harga terbaik. Siapkan “Dana Energi”: Alokasikan sedikit tambahan pada pos biaya transportasi dalam anggaran bulanan Anda sebagai antisipasi jika kenaikan harga terus berlanjut hingga Idul Fitri (yang jatuh pada pertengahan Maret 2026 ini). Situasi ini memang menantang, namun kesadaran untuk mulai berhemat energi sejak dini akan sangat membantu ketahanan finansial Anda.[*]
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…