Sebaran abu vulkanik dilaporkan mengarah ke wilayah utara. Kondisi tersebut membuat sejumlah permukiman hingga Kota Tobelo di Maluku Utara berpotensi terdampak hujan abu. PVMBG juga mengingatkan masyarakat dan para pendaki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang yang menjadi pusat aktivitas Gunung Dukono. Status aktivitas vulkanik Gunung Dukono saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas erupsi disebut mengalami peningkatan signifikan.
PVMBG mencatat sejak akhir Maret 2026 terjadi rata-rata 95 kali erupsi per hari dengan aktivitas magmatik eksplosif yang cukup intensif. Selain ancaman abu vulkanik dan lontaran material pijar, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar terutama saat hujan turun di kawasan lereng gunung. Aliran lahar berpotensi melewati Sungai Mamuya di sektor utara serta Sungai Mede dan Tauni di sektor timur laut yang berhulu di kawasan puncak Gunung Dukono.(np)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…
Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…
Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…