Categories: NASIONAL

Jokowi Serahkan BLT Migor

Seminggu Sebelum Lebaran Harus Kelar

JAKARTA-Presiden Joko Widodo kemarin (7/4) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng (migor) di Pasar Rakyat Angso Duo Baru, Kota Jambi. Bantuan ini bukan langsung minyak goreng namun uang tunai sebesar Rp 300.000 dan harus dibelanjakan minyak.

BLT migor ini merupakan bantuan sosial baru. Sebelumnya Jokowi mengintruksikan kepada menteri terkait untuk mengeluarkan bantuan sosial segera mungkin. Sebaiknya sebelum lebaran. Bantuan sosial ini menurutnya dinanti oleh rakyat.

“Pagi hari ini saya datang ke Pasar Angso Duo di Kota Jambi, Provinsi Jambi, dalam rangka memberikan BLT Minyak Goreng sebesar Rp300.000 yang kita harapkan ini bisa meringankan masyarakat,” kata Jokowi. Sasarannya adalah pedagang kaki lima yang berjualan gorengan.

Kedepan, bantuan ini diberikan merata seluruh pelosok Indonesia. “Tadi sudah kita berikan dan kita harapkan tidak hanya di sini saja, nanti di seluruh provinsi di Tanah Air, BLT Minyak Goreng bisa segera disalurkan,” bebernya. Jokowi juga meminta agar bantuan tersebut bisa disalurkan kepada masyarakat penerima seminggu sebelum Lebaran.

Bersamaan dengan pemberian BLT migor, Jokowi juga memberikan bantuan modal kerja (BMK). Besarannya Rp1,2 juta.  “Yang Rp1,2 juta silakan dipakai buat modal usaha,” ucap Jokowi. Dalam kesempatan tersebut, juga disalurkan pembagian Bantuan Langsung Tunai untuk penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Masih dalam kunjungannya di Jambi, Jokowi melepas komoditas pinang biji untuk diekspor di pabrik CV Indokara Kabupaten Muaro Jambi. Pinang biji adalah komoditas yang dibutuhkan di sejumlah negara. dan Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi penghasil pinang di Indonesia. “Ini adalah sebuah komoditas ekspor yang banyak dibutuhkan di Thailand, Iran, India, China, Pakistan, dan kita harapkan ini nanti akan menjadi sebuah komoditas ekspor dalam jumlah yang besar,” ujar Jokowi. Di Indonesia ada 152 ribu hektar lahan ditanami pohon pinang.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak tujuh kontainer pinang biji seberat 126 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp4,069 miliar dilepas oleh Jokowi. Tujuan ekspornya ke Pakistan. Kementerian Pertanian mencatat ekspor komoditas pinang Jambi pada Januari sampai Maret sebanyak 17.174 ton dengan nilai mencapai Rp 416,4 miliar.

Jokowi memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menyiapkan varietas yang unggul, baik, dan memiliki kualitas bagus. “Nantinya bijinya dan kita harapkan kita bisa mengekspor dalam jumlah yang lebih besar lagi,” tuturnya.

Tahun lalu ekspor pinang biji di seluruh Tanah Air mencapai lebih dari Rp5 triliun. Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat besar dan memberikan pendapatan yang sangat baik bagi para petani. (lyn/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

Kasus Kusta di Papua Naik,  Siapkan Empat Strategi Untuk Mengatasi

   Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…

13 hours ago

Kasus Malaria Masih Tinggi, Ardipura Terbanyak

   Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…

15 hours ago

​Ribuan ASN dan PPPK Belum Terdata

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura resmi memperpanjang masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15…

16 hours ago

Rumah Dinas Letkol Arman Jadi Markas Judol, TNI Lakukan Penahanan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…

17 hours ago

MBG Masih Banyak Keracunan, Kopdes Mendapat Skor Rendah

Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…

18 hours ago

Land Cruiser Milik Tangan Kanan Nusron Wahid Disita KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…

19 hours ago