Beberapa waduk tersebut seperti Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, DAS Citarum, DAS Brantas, serta DAS Mamasa. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan air di musim kemarau panjang. Menghadapi keterbatasan pasokan air, BMKG menyarankan pelaku usaha tani menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas tanaman tahan kering. Pengelola sektor sumber daya air dan energi juga diimbau memperhitungkan ketersediaan air baku dan pola produksi listrik PLTA.
Dari sisi kesehatan, penurunan kualitas udara akibat minimnya hujan dapat meningkatkan risiko penyakit ISPA. Masyarakat diminta waspada dengan potensi lonjakan kasus DBD, malaria, dan risiko heat-stroke karena suhu panas meningkat. Meski demikian, kondisi kemarau ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku perikanan dan tambak garam. Produksi garam dapat meningkat dan fenomena upwelling membantu maksimal hasil tangkapan ikan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…
Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…
Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…
Petugas membuntuti TN sejak dari pos penyekatan di wilayah Kwamki Narama sebelum akhirnya menyergap pelaku…
Tuntutan para pendemo tersebut sama dengan aksi demo sebelumnya yang menolak Program Strategis Nasional serta…