Categories: NASIONAL

El Nino Menguat, Indonesia Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

KUDUS — BMKG bersama beberapa lembaga nasional memberi peringatan bahwa fenomena El Nino akan memperkuat di tengah tahun 2026, yang bisa menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama dan lebih parah di berbagai daerah Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah setempat diminta lebih waspada dan bersiap menghadapinya.

Fenomena El Nino yang saat ini mulai memperkuat diperkirakan akan mengubah pola hujan dan suhu di berbagai pulau utama, menyebabkan suhu tinggi maksimum dan penurunan curah hujan, terutama di wilayah yang sudah memasuki musim kemarau. BMKG memperkirakan bahwa dampak terparah dari kemarau yang disebabkan oleh El Nino akan terjadi pada bulan Agustus hingga September 2026, saat kebutuhan air untuk irigasi dan pasokan air bersih biasanya meningkat.

Hal ini membuat risiko kekeringan dan penurunan produksi pertanian menjadi ancaman nyata bagi para petani serta memengaruhi ketahanan pangan di daerah setempat. Pemerintah pusat dan Menteri Dalam Negeri telah meminta para kepala daerah untuk segera melakukan persiapan langkah-langkah penanggulangan, seperti mengidentifikasi sumber air, mengatur penggunaan air, mencatat kebutuhan pangan lokal, serta merencanakan pengiriman bantuan kepada wilayah-wilayah yang diperkirakan akan sangat terkena dampak.Oleh karena itu, diperlukan upaya adaptasi dalam metode menanam dan pengaturan pengairan.

Dampak lain yang harus diperhatikan adalah peningkatan jumlah kebakaran lahan dan kebun, serta peningkatan beban listrik karena penggunaan lebih banyak AC saat suhu di kota besar sangat tinggi. Pihak berwenang diminta siapkan tanggapan cepat terhadap kebakaran dan pastikan pasokan energi tetap stabil. Untuk mengurangi risiko, pemerintah daerah diminta berfokus pada langkah-langkah nyata seperti pemantauan cuaca yang terpadu, persiapan cadangan air dan benih tahan kering, penguatan kemampuan petani melalui informasi penyesuaian, serta persiapan logistik bantuan untuk daerah rawan. Langkah-langkah tersebut sangat penting agar dampak El Nino yang diprediksi terjadi hingga awal 2027 dapat diminimalkan. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

19 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

21 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

22 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

23 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

1 day ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

1 day ago