

Penampakan lumpur akibat bencana banjir dan tanah losngor di Sumatera.
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa material lumpur pascabencana banjir dan longsor di Sumatera, khususnya di wilayah Aceh, diminati oleh pihak swasta. Informasi tersebut ia peroleh dari laporan para kepala daerah terkait potensi pemanfaatan lumpur hasil pembersihan permukiman dan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan.
Menurut Prabowo, ketertarikan pihak swasta terhadap lumpur pascabencana membuka peluang baru bagi pemerintah daerah. Ia mempersilakan apabila material tersebut hendak dijual dan dimanfaatkan secara ekonomis, selama tetap mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak.
“Gubernur melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa manfaatkan lumpurnya di mana-mana, jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya. Silakan, ini saya kira bagus sekali. Jadi tolong ini didalami dan kita laksanakan, ya,” kata Prabowo saat meninjau lokasi terdampak bencana di Aceh Tamian, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).
Prabowo menilai, pemanfaatan lumpur tersebut dapat memberikan manfaat ganda. Selain mempercepat proses normalisasi sungai pascabencana, langkah ini juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…