

Suasana ibadah penutupan tahun baru di Stasi Santo Agustinus Entrop, momen tiup terompet oleh misdinar, Rabu (31/12). (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Umat Katolik Stasi Santo Agustinus Entrop, paroki Argapura, melaksanakan Misa Malam Kunci Tahun, Rabu (31/12) malam, sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.
Misa yang berlangsung di Gereja Stasi Santo Agustinus Entrop, Paroki Argapura tersebut dipimpin oleh Romo Wendi Raya, OFM dan dihadiri umat dengan penuh kekhusyukan. Suasana ibadah berlangsung tertib, sederhana, dan sarat nuansa reflektif menjelang pergantian tahun.
Dalam homili atau khotbahnya, Romo Wendi mengajak umat untuk merenungkan perjalanan hidup sepanjang tahun 2025 yang segera berakhir. Ia menegaskan bahwa satu tahun penuh telah dilalui dengan beragam pengalaman. baik sukacita maupun penderitaan yang membentuk kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas umat. Adapun Homili itu disampaikan romo dikutip dari Injil Yohanes 1.1-18.
“Gereja mengajak, kita semua sebagai umat yang dikasih Allah harus sadar dan selalu bersyukur. Karena hidup yang kita terima saat ini adalah adalah anugerah dari Tuhan,” kata Romo Wendi dalam Homilinya di gereja St Agustus Entrop, Kamis (31/12).
Karena ia mengajak kepada seluruh umatnya untuk selalu bersyukur dan tetap rendah hati dalam menyambut tahun yang baru 2026.
Sementara itu di Gereja Paroki Santo Petrus dan Paulus, Argapura pelaksanaan ibadah penutupan tahun 2025 dipimpin langsung oleh pastor paroki, RP. Heronimus Lebi, OFM. Dalam khotbah Pastor Heronimus mengatakan pergantian waktu atau tahun merupakan hal yang biasa.
“Waktu mengalir dengan begitu saja, ada siang, ada malam, ada detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun. Itu adalah pergantian tahun yang biasa dan setiap tahun terus menerus adakan seperti itu,” kata Pastor Heronimus di hadapan umatnya.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…