Menurutnya, lokasi festival tidak dilaksanakan di beberapa kampung sekaligus dalam satu tahun, melainkan bergantian. Pada tahun-tahun sebelumnya, Festival Port Numbay pernah digelar di Kampung Kayu Batu maupun Skouw sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata lokal.
“Lokasinya berganti-ganti. Dulu pernah di Skouw, pernah di Kayu Batu, dan tahun ini rencananya di Holtekamp,” jelas Richard.
Ia menambahkan, Dinas Pariwisata juga sedang menyusun rute Festival Port Numbay yang nantinya akan melibatkan sejumlah kampung wisata sebagai bagian dari promosi destinasi unggulan Kota Jayapura.
“Kami sedang menggagas beberapa kampung untuk dimasukkan dalam rangkaian Festival Port Numbay. Nanti rute dan konsep pelaksanaannya akan kami informasikan setelah semuanya rampung,” katanya.
Melalui Festival Port Numbay, Pemerintah Kota Jayapura berharap potensi wisata berbasis budaya, pesisir, dan kampung adat semakin dikenal luas, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…
Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…