

Jamaah saat mengikuti peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Selasa (28/1). ( Foto/Dok. Korem 172/PW)
JAYAPURA-Setiap anggota TNI diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan informasi dan teknologi (IT) yang belakangan ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal itu diungkapkan oleh Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono dalam sambutannya pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Selasa (28/1).
“Teknologi informasi berkembang sangat pesat, dan kita sebagai prajurit maupun anggota Persit harus dapat menyikapinya dengan bijaksana. Pesatnya IT harus menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan bukan menjadi kendala yang melemahkan mentalitas kita,” kata Brigjen TNI Dedi Hardono, sebagai mana dikutip dari rilis Korem 172/PWY, Rabu (29/1).
Diketahui, Korem 172/PWY Gelar Peringatan Isra Mi’raj dengan Pesan Membangun Mentalitas Tangguh Hadapi Percepatan Zaman. Kegiatan itu mengusung tema “Membangun Mentalitas Tangguh Menghadapi Percepatan Zaman,” acara ini bertujuan untuk menguatkan keimanan dan mentalitas prajurit serta Persit di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi (IT) yang membawa berbagai tantangan.
Selanjutnya, ceramah utama disampaikan oleh K.H. Serka Agus Parwoto, Amd. Kep, yang mengangkat makna Isra Mi’raj dalam kehidupan modern. Dalam ceramahnya, K.H. Agus menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara iman dan adaptasi terhadap perubahan zaman.
“Perjalanan Isra Mi’raj adalah simbol ketangguhan spiritual dan mental yang luar biasa. Nabi Muhammad SAW menghadapi ujian besar, namun tetap teguh dengan keyakinannya. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa dalam menghadapi percepatan zaman seperti sekarang, iman dan ketakwaan harus menjadi pegangan utama,” ujar Agus.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…