Categories: METROPOLIS

Tersangka Penimbunan BBM Diyakini Bertambah

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas

*Kapolres Siapkan Surat Untuk Pertamina

JAYAPURA – Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas mengungkapkan bahwa dari kasus diamankannya satu unit mobil tanki BBM jenis solar di jalan Pantai Hamadi beberapa waktu lalu, hingga kini kasusnya terus diperdalam untuk mengecek keterlibatan pihak lain di dalamnya. Polisi meyakini jika kasus ini tak bisa berdiri sendiri atau hanya melibatkan satu orang tetapi ada pihak lain yang ikut terlibat sehingga besar kemungkinan tersangka akan bertambah. 

 “Saat ini baru satu orang yang kami tetapkan jadi tersangka, ia yang menguasai dan mengangkut,” kata Gustav kepada Cenderawasih  Pos di Tasangka, Jayapura, Kamis (30/1).  Penyidik kata Kapolres Gustav juga akan melibatkan saksi ahli dan kemarin ia baru menandatangani surat untuk kepentingan penyidik berangkat ke Jakarta berkoordinasi dengan saksi ahli. “Kemarin sudah saya tandatangani untuk penyidik berangkat ke Jakarta. Untuk saksi lainnya kami masih telusuri termasuk pemilik tempatnya dan orang lain yang berpotensi terlibat. Saya pikir pelaku bisa bertambah dan ada kemungkinan akan mengarah seperti itu,” tambah Gustav.

 Sementara informasi terkait perusahaan mobil tangki adalah milik salah satu kepala daerah,  kata Gustav pihaknya akan tetap memeriksa jika dibutuhkan. “Tak ada alasan, siapapun bisa kita panggil untuk dimintai keterangan dan saya pikir aktifitas yang dilakukan ini sudah berjalan lama,” katanya. Disini Kapolres Gustav juga meluruskan bahwa perbuatan pelaku selama ini tidak melibatkan Pertamina  meningat pelaku membeli  seperti umumnya masyarakat. “Hanya bedanya ada mobil yang dimodivikasi. Sistem beli kuras makanya ada barang bukti mobil yang diamankan,” jelasnya.

 Polres kata Gustav juga akan  menyurati Pertamina untuk memberikan himbauan kepada SPBU  agar lebih jeli menerima pelanggan. “Di Sentani kami pernah ungkap juga seperti ini, jadi mobil itu ada  bak kecil yang memang disiapkan. Modusnya bukan kerjasama dengan Pertamina tapi membeli dengan menyiapkan bak modivikasi. Kami akan  bersurat ke Pertamina bisa menyurati SPBU untuk mengecek kendaraan yang punya  tangki BBM di luar pabrikan lalu melakukan aktifitas berulang semisal sehari bisa tiga  kali. Ini patut dicurigai,” imbuhnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

3 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

4 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

5 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

6 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

7 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

8 hours ago