Categories: METROPOLIS

Sikapi Rancanan Pergub DPRK, Kesbangpol Bahas Bersama Ondoafi

Sejumlah ondoafi saat menghadiri FGD bersama Badan Kesbangpol di Kota Jayapura, Jumat (27/10). (FOTO:Mboik/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama para ondoafi di Kota Jayapura. FGD ini  untuk membahas turunan Rancangan peraturan Gubernur Papua tentang pengangkatan DPRK di tingkat kota dan kabupaten.

“Dalam FGD yang kami lakukan ini membicarakan tentang Rancangan peraturan Gubernur tentang pengangkatan anggota DPR dari kursi pengangkatan DPRK,” kata Raimondus Mote, Jumat (27/10),  sore.

   Dia menjelaskan, dalam kegiatan itu, pihaknya    mengundang 10 ondoafi   yang ada di Kota Jayapura untuk berbicara tentang hal-hal teknis yang berkaitan dengan daerah pemilihan dan juga berkaitan dengan partisipasi masyarakat.

  Tentunya keterlibatan Ondoafi ini sangat penting karena khusus untuk wilayah Tabi dan juga daerah kota Jayapura daerah portnumbai ini, ada peran ondoafi yang mengatur tentang tatanan kehidupan  masyarakat adat.

“Pengangkatan DPRK dari unsur adat ini,  yang punya masyarakat dan wilayah orang asli Papua adalah ondoafi,” bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago