Categories: METROPOLIS

Sistem Zonasi Berubah Domisili dalam SPMB

JAYAPURA  – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengubah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Keputusan yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Dikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 itu akan diberlakukan mulai tahun ajaran 2025/2026.

  Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid menyampaikan bahwa SPMB akan beralih dari sistem zonasi ke sistem domisili pada tahun 2025. Perubahan ini dilakukan untuk mengganti nama PPDB menjadi SPMB dan memperbaiki beberapa kelemahan sistem sebelumnya, termasuk upaya pencegahan manipulasi data kependudukan.

  “Penerapan SPMB merupakan wujud evaluasi dan penyempurnaan dari kebijakan sebelumnya yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat lewat Kementerian terkait,” ujar Abdul Majid saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Senin (28/4).

  Menurut  Abdul, ada beberapa permasalahan dan dampak PPDB Periode 2017-2024, dari segi akademik penurunan kualitas sekolah unggul, karena heterogenitas intake murid dan banyak murid yang mengundurkan diri.

  Dari segi administrasi, terdapat pemalsuan dokumen persyaratan antara lain dokumen domisili, sertifikat prestasi olahraga/seni, penafsiran panduan yang berbeda-beda, perbedaan standar rapor antar sekolah dan antar daerah, sebagian sekolah swasta kekurangan/tidak memiliki murid dan sekolah negeri menerima murid melebihi daya tampung.

   Dari segi potensi penyimpangan,  proses seleksi kurang/tidak akuntabel, transparansi proses PPDB yang lemah dan tidak patuh pada juknis pusat dan daerah. “Dari PPDB Periode 2017-2024 ada tiga akar permasalahannya diantaranya, kesenjangan mutu pendidikan, persepsi sekolah negeri lebih murah dan intervensi kepentingan kelompok tertentu,” tuturnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

28 minutes ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

1 hour ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

2 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

3 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

4 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

5 hours ago