

Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdi J Rampi
JAYAPURA – Akses jalan menuju SMK Negeri 8 TIK Kota Jayapura yang berada di Kelurahan Waena Distrik Heram terancam putus. Hal ini disebabkan karena pada satu bagian sisi jalan itu berbatasan dengan sungai setiap kali hujan tiba terjadi pengikisan.
Inilah yang kemudian menyebabkan sebagian jalan termakan longsor dan terancam putus jika dibiarkan tanpa ada perbaikan dan perhatian khusus dari pemerintah.
Dampak buruk yang menanti jika akses jalan itu terputus yakni, kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 8 TIK serta aktivitas masyarakat yang berada di bagian dalam jalan itu jadi terhambat. Hingga sekarang masyarakat bertanya siapa yang bertanggung jawab atas tanggul yang rusak di jalan itu.
Berdasarkan informasi yang di himpun Cenderawasih Pos warga sekitar termasuk kepala sekolah SMKN 8 TIK telah beberapa kali menyampaikan keluhannya tersebut pada tahun lalu (2024) kepada pemerintah terkait secara lisa maupun tulisan namun tidak di gubris hingga sekarang ini (2025).
Dari pantauan Cenderawasih Pos bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua di lokasi pada, Rabu (16/4) lalu, panjang tanggung yang mengalami rusak tersebut sekira 75 meter dengan tinggi 4 meter.
Sementara itu kondisi jalan di sepanjang tanggul itu terlihat telah mulai retak dan terbelah. Kondisi inipun sangat mengkhawatirkan bagi para penguna jalan yang melintas. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdi J Rampi menjelaskan bahwa Pemkot akan melihat situasi jalan yang rusak tersebut.
“Kita rencananya akan menganggarkan tahun 2026,” ujar Nofdi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Senin (28/4). Nofdi berharap, masyarakat perlu bersabar dan pemerintah akan memperhatikan ruas jalan tersebut.
“Kita saat ini masuk pada masa efisiensi anggaran, jadi semua kegiatan kita akan kerjakan bertahap termasuk yang di jalan masuk SMK Negeri 8 TIK itu,” jelasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…