

Petugas Forcaster Stamar Dok II Jayapura saat memantau kondisi cuaca, Rabu (14/1) (foto:BMKG for Cepos)
JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura memprediksi bahwa pada, periode 28 Januari hingga 02 Febuari 2026 secara umum membaik.
“Hal ini terjadi karena, Anomali suhu muka laut di wilayah perairan utara Papua berada pada nilai anomali positif yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan di wilayah utara Provinsi Papua.” Ungkap Kepala BMKG Wilayah V Jayapura Yustus Rumakiek dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos Rabu (28/1).
Meski anomali cuaca di Papua masih terbilang positif, namun BMKG tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Hal ini ia sampaikan mengingat kondisi cuaca di Papua terus berubah setiap waktu. Jelasnya, potensi peluang terjadinya hujan di wilayah Papua juga masih terjadi.
Sebut Rumbiak, berdasarkan hasil monitoring kondisi cuaca terkini di wilayah Papua, terpantau berada pada Nilai indeks SOI mencapai kurang lebih (+8.8). Nilai ini menurutnya sangat berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah indonesia bagian timur.
Page: 1 2
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…