Categories: METROPOLIS

Sukseskan MBG, 14 Kampung Jadi Leading Sector Penyedia Pangan

JAYAPURA– Kepala Dinas DPMK Kota Jayapura, Makzi Lazarus Atanay mengungkapkan bahwa untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya berupaya memperkuat sistem ketahanan pangan bagi 14 kampung di Kota Jayapura.

    Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) melaksanakan sosialisasi yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Walikota, Jumat (24/1). Hal ini juga untuk  menindaklanjuti peraturan Menteri Desa Nomor 2 tahun 2024 tentang fokus penggunaan DD akan dialokasikan minimal 20% untuk ketahanan pangan dalam mendukung program MBG. Untuk menguatkan Permendes itu, dikeluarkan juga keputusan Menteri Desa Nomor 3 tahun 2025 tentang pengelolaan DD tersebut.

   “Sesuai arahan Mentri Desa, ini merupakan langkah-langkah yang harus kita bangun, dengan mempersiapkan strategi untuk memanfaatkan pangan lokal kita di 14 kampung yang ada,” ujar Makzi Lazarus Atanay saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (27/01).

  Ditambahkan, pemerintah kampung dapat merencanakan alokasi anggaran untuk memanfaatkan potensi pangan yang ada lewat Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam).

“20% minimal yang disampaikan Mentri Desa ini sebagai penyertaan modal lewat Bumdes, agar mereka di kampung bisa menjadi penyedia pangan dalam memenuhi kebutuhan MBG ini,” ungkapnya.

  Kata Makzi Lazarus Atanay, lewat sosialisasi ini, 14 kampung diberikan pencerahan dan gambaran terkait langkah-langkah apa yang harus mereka lakukan dalam mengarap potensi pangan yang ada.

   “Program MBG dipastikan dapat membantu perekonomian petani di Kampung kita karena mereka bisa memasok bahan pangan lokal untuk program tersebut. Sekarang yang menjadi catatan pentingnya adalah bagaimana upaya kita dalam mengelola atau memanfaatkan pangan lokal yang ada agar,” tuturnya.

  Makzi yakin, 14 kampung di Kota Jayapura bisa menyediakan pangan dalam memenuhi kebutuhan program MBG tersebut. “Potensi kita ada, bahkan sangat potensial, tinggal bagaimana cara kita mengelola saja, untuk itu sosialisasi ini juga penting karena menjelaskan apa yang akan mereka lakukan nanti,” tutupnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

2 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

3 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

4 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

5 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

6 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

7 hours ago