

Muhammad Zulhan Mahmun (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Majelis Ulama Indonesia Kota Jayapura meminta seluruh umat muslim yang sudah masuk dalam kategori usia wajib pilih dalam pemilihan umum serentak 2024 ini supaya tidak Golput atau tidak memilih.
“MUI sudah ada fatwa, jadi umat islam itu tidak boleh Golput, artinya kalau orang Golput itu kan menyia-nyiakan sesuatu,” kata Ketua MUI Kota Jayapura, Muhammad Zulhan Mahmun,
Karena itu, kata dia, pemilihan umum serentak itu tidak boleh disia-siakan oleh umat muslim yang ada di kota Jayapura terutama dalam konteks ikut atau ambil bagian dalam memilih kandidat-kandidat yang sesuai dengan Pilihan Hati.
Apalagi pemerintah telah menyiapkan segala sesuatu berkaitan dengan kelancaran pelaksanaan Pemilu ini karena itu warga juga harus bisa mengambil bagian dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.
“Jangan disia-siakan pemerintah sudah siapkan dana yang begitu besar, kemudian kita acuh dan tidak gunakan itu kan mubazir. Mubazir itu salah satu dari saudaranya setan. Kalau hari ini kita sudah jadi saudaranya setan besok, bisa jadi setan duluan,” tegasnya.
Page: 1 2
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…