Categories: METROPOLIS

Inspektorat Kota Jayapura Gelar Sosialisasi SPIP dan Bimtek Siswaskeudes

JAYAPURA-Inspektorat Kota Jayapura menggelar sosialisasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dan Bimbingan Teknis tentang Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswaskeudes) di Hotel Horison Kotaraja.

  Kegiatan yang digelar selama dua hari yakni Jumat-Sabtu (26/10) kemarin, melibatkan seluruh OPD Kota Jayapura termasuk Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), atau Inspektorat Kota Jayapura, tapi juga Aparat Kampung Se-Kota Jayapura.

  Kepala Inspektorat Kota Jayapura Muchlis Karim mengatakan, tujuan dari kegiatan itu untuk mengintegrasi pengawasan Internal berbasis digital. Dimana melalui Siswaskeudes APIP Kota Jayapura dapat dengan mudah melakukan pengawasan keuangan di Internal Pemkot Jayapura, tapi juga pengelolaan keuangan di masing-masing kampung di Kota Jayapura.

  “Siswaskeudes ini hadir untuk membantu APIP menentukan risiko-risiko terkait tata kelola keuangan desa atau kampung, memberikan peringatan dini melalui profil risiko desa, dan juga meningkatkan kualitas tata kelola pemerintah desa,” jelasnya.

   “Kegiatan ini juga implementasi dari Diklat Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II, Pemprov Papua dan LAN, yang saya ikuti saat ini,” sambung Muchlis.

  Adapun dalam Diklat PKN II tersebut, pihaknya dituntut untuk  membuat suatu projeck perubahan tentang pengawasan keuangan. Dengan itu  Muchlis menulis tentang Strategi Pengawasan Digital Port Numbay (Sa Pengaru)

  “Kenapa saya angkat ini? Karena selama ini sistem pengawasan keuangan kami di Kota Jayapura masih mengunakan cara manual,” ujarnya.

  Diapun menjelaskan keunggulan dari Siswaskeudes, laporan dari masing-masing pemerintah kampung, maupun OPD di Kota Jayapura, akan terintegrasi dengan APIP Kota Jayapura. Dimana APIP tidak lagi turun ke setiap kampung untuk menarik atau meminta laporan keuangan. Tapi melalui aplikasi tersebut pihaknya dapat dengan muda mengintegrasi seluruh laporan keuangan kampung secara efisien akuntabel, dan tentunya transparan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago