Categories: METROPOLIS

Tiga Kali Pindah, KPU Anggap Tak Maksimal

JAYAPURA – Ketua KPU Papua, Theodorus Kosay menyampaikan bahwa sejak bangunan kantor KPU Papua dibakar pada Agustus 2019 lalu hingga kini  pihaknya sudah 3 kali berpindah kantor. Nah selama bekerja dengan pindah pindah kantor ini diakui jika kinerja mereka tidak maksimal. Karenanya Theodorus berharap bisa dibantu untuk segera mendapatkan lokasi yang lebih representatif sebelum Pilkada Desember digelar. 

Ketua KPU Papua, Theodorus Kosay

 Kata Theodorus saat ini gambar dan perencanaan dari gedung baru nya sudah disiapkan, tinggal bagaimana dianggarkan kemudian dilakukan pembangunan. “Untuk kantor kami setelah dibakar memang beberapa kali berpindah pindah kantor hingga kini kami masih nebeng di ruko di Entrop,” kata Theodorus menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos di kantor DPR Papua, Senin (27/7). Dikatakan selama berpindah pindah ini pihaknya belum bisa memaksimalkan pelayanan terkait informasi yang dibutuhkan masyarakat.

 Dijelaskan setelah terbakar pihaknya sempat dua minggu kami berkantor di Hotel Fave dan karena mahal akhirnya diepakati untuk pindah ke Grand Abe Hotel dan di Grand Abe selama 6 bulan. Namun karena masyarakat bingung dimana kantor KPU akhirnya KPU memilih keluar dan kini menempati ruko dan semoga bangunan  baru bisa segera difungsikan.  Sementara untuk gedung yang sempat terbakar saat ini sudah diperbaiki dan dibangun kembali namun pihaknya belum mendapat informasi kapan gedung di pojokan kantor gubernur tersebut bisa difungsikan. 

 “Kalau menggunakan bekas yang terbakar juga tak masalah yang penting lebih representatif. Kemarin kami juga dengan gubernur mau membangun graha pemilu di Holtekam bersebelahan dengan Bawaslu tapi kami masih menunggu perkembangannya,” jelasnya. KPU Papua tahun ini memiliki tugas mengawal berjalannya Pemilu Kepala Daerah di 11 kabupaten dan Kabupaten Kerom menjadi kabupaten yang kini dihandle langsung oleh KPU Provinsi setelah sebelumnya para komisionernya dianggap bermasalah dan dinonaktikan. 

 “KPU provinsi tak punya hajat Pemilu tahun ini, yang punya acara adalah KPU kabupaten tapi kami sementara ini masih membackup Keerom,” pungkasnya.  (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

5 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

6 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

7 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

8 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

9 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

10 hours ago