Dan pada banyak hal juga dapat men – generate income masyarakat. Lebih jauh disampaikan bahwa Indonesia memiliki areal hutan tropis terbesar ketiga di dunia dan mempunyai arti yang penting dalam pengendalian iklim global. Khusus ekosistem mangrove, Indonesia memiliki 23 persen mangrove dunia dengan luas 3,37 juta hektar. Mangrove menjadi ekosistem penting dalam memperkuat resiliensi dan menjaga kualitas lingkungan.
“Saat ini Indonesia tengah membangun tata kelola ekosistem mangrove dimana secara umum kita telah memiliki roadmap rehalibitasi mangrove nasional tahun 2021 – 2030 dan sedang dalam proses penyelesaian rancangan peraturan pemerintah tentang perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove,” tambahnya.
Rancangan PP tersebut diharapkan dapat segera terbit guna memberikan kepastian hukum pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove baik pemerintah maupun masyarakat. “Kelestarian bumi bukanlah tanggungjawab perorangan, kelestarian bumi adalah tanggungjawab semua pihak di bumi tanpa terkecuali,” tutup Hanif. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…