

KAMPUNG NELAYAN_Untuk meninkatkan kembali potensi wisata bahari, Dinas Pariwisata Kota Jayapura akan menggelar Festival Kampung Nelayan di Hamadi. (foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA-Kampung Nelayan di Hamadi memang sempat menarik perhatian masyarakat, namun seiring waktu destinasi wisata Kampung Nelayanan ini mulai redup. Oleh karena itu, untuk meningkatkan lagi potensi wisata ini, Dinas Pariwisata Kota Jayapura akan menggelar Festival Kampung Nelayan.
Menurut Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury, Festival Kampung Nelayan ini rencananya akan berlangsung pada Juni 2024. Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk menjadikan kampung nelayan Hamadi di kota Jayapura itu sebagai destinasi wisata populer di wilayah kota Jayapura dan sekitarnya.
“Festival Kampung Nelayan dilaksanakan dalam rangka untuk mengembangkan dan juga menggali potensi ekonomi lokal di sekitar kawasan tersebut,” kata Richard Nahumury di Jayapura, Kamis (25/4).
Dia mengatakan selama perlombaan festival itu digelar akan dilakukan beberapa kegiatan perlombaan. Mulai dari penyelenggaraan lomba perahu hias, dayung tradisional, dan Tik tok dalam rangka mempromosikan dan pemasaran Kampung Nelayan Hamadi, sebagai salah satu potensi atau spot wisata di Kota Jayapura.
Guna memaksimalkan penyelenggaraan kegiatan itu, Festival Kampung Nelayan 2024 juga akan melibatkan sanggar dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan itu sehingga merak juga mendapatkan dampak dari pelaksanaan ajang ini.
Begitu juga untuk menarik pengunjung bertepatan dengan kegiatan itu pihaknya juga memiliki tagline tersendiri dari kegiatan itu, yakni “Jayapura Makan Ikan Asar” maka selama pelaksanaan festival yang berlangsung selama tiga hari ini akan ada bazar ikan asar, seni pertunjukan dan juga pameran UMKM.
Page: 1 2
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…