Categories: METROPOLIS

Sudah 40 Km Lahan Cyclops Ditanami Bambu

   Selanjutnya, Daniel Toto selaku Tokoh Adat, yang juga ambil bagian dalam upaya penyelamatan cyclop, mengapresiasi pemerintah provinsi Papua terutama penjabat gubernur,  Ridwan Rumasukun yang telah menyediakan anggaran melalui Dinas Kehutanan dan lingkungan hidup Provinsi Papua Dalam program penyelamatan kawasan penyangga dan cagar alam Cyclops.

   “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat Gubernur Papua yang sudah mengalokasikan anggaran untuk program ini. Siklop harus dijaga dan itu tidak saja dilakukan oleh pemerintah tetapi juga masyarakat harus secara sadar dan bahu-membahu untuk melakukan upaya-upaya nyata dalam penyelamatan siklop,” pungkasnya. (roy/tri).

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Faktor Ekonomi dan Judi Online Membuat Banyak Pernikahan Pasangan Muda Kandas

Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…

15 hours ago

Polisi Selidiki Pembacokan Sekuriti oleh OTK

Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…

15 hours ago

Mayoritas Pelaku 3C Masih di Bawah Umur

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…

16 hours ago

Fasilitas Terbatas Hambat Pelayanan Puskesmas Tapormai

elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…

16 hours ago

Kementan Dukung Pengembangan Lahan Pangan di Kota Jayapura

Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…

17 hours ago

Daya Tampung SMAN 1 Sentani Terbatas!

Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…

17 hours ago