Categories: METROPOLIS

Jangan Timbulkan Klaster Baru Covid-19 di Pilkada

Kabidhumas Polda Papua Kombespol A.M. Kamal

JAYAPURA- Memasuki tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di 11 Kabupaten di Provinsi Papua. Kepolisian Daerah (Polda) Papua ingatkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

Hal ini sesuai dengan PKPU No 5 Tahun 2020 tanggal 12 Juni 2020 tentang perubahan ketiga PKPH No. 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, sesuai jadwal tersebut, tanggal 26 September hingga tanggal 5 Desember 2020 merupakan tahapan kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di 11 Kabupaten.

“Di 11 Kabupaten tersebut pengamanan personel TNI-Polri disetiap tahapan terus dilakukan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas. Personel TNI-Polri bersama pihak penyelenggara bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda terus mendeklarasikan kampanye damai dengan harapan semua tahapan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kamal Minggu (27/9).

Dikatakan, situasi aman dan kondusif merupakan tanggungjawab bersama. Sebagaimana pilihan boleh beda tetapi tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Gunakan sarana teknologi saat ini seperti Media Sosial sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi dengan saudara kita, keluarga kita dan saling berbagi informasi penting yang perlu kita ketahui bersama.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja dibangun untuk memecahbelah persaudaraan. Apalagi saat ini negara Indonesia khususnya di Papua tengah dilanda pandemi Covid-19.

“Para massa pendukung dari masing-masing pasangan calon untuk tidak bereforia berlebihan dengan mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M+1T yakni Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Tidak berkerumun, sehingga terhindar dari virus tersebut,” jelas Kamal.

Pihaknya tak mengiginkan tahapan Pilkada justru menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Hal ini akan merugikan diri kita sendiri maupun orang lain yang ada di sekitar kita.

Adapun 11 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020 di Papua yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Peguningan Bintang, Kabupaten Nabire, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Asmat, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Boven Digoel. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

5 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

6 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

7 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

8 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

9 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

10 hours ago