Dia menjelaskan materi-materi yang diberikan ini seluruhnya bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan pelayanan kemanusiaan dapat diberikan secara aman, efektif, terkoordinasi, dan berpihak kepada masyarakat terdampak.
“Sehingga kami berharap hasil workshop tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat diwujudkan menjadi kapasitas nyata di lapangan, termasuk pembagian peran yang jelas, kesiapan relawan, penguatan koordinasi antar komponen PMI, serta penyusunan rencana kontingensi dan operasi tanggap darurat,”katanya.
Dia menambahkan penanganan situasi kedaruratan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, TNI dan Polri, PMI, dunia usaha, akademisi, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
“Kami mengajak seluruh peserta mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh, berbagi pengalaman, membangun komunikasi, serta menjadikan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan pertolongan dan menyelamatkan sesama,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…
Peristiwa obrolan tidak pantas di grup WhatsApp yang beredar di media sosial tersebut dinilai…
Penyebab pertama mengakar pada pergeseran sosial yang berlangsung cepat sejak awal milenium. Sejak memasuki tahun…
Di antara reruntuhan, anak-anak bermain dengan rangka sepeda yang hangus terbakar. Di sudut lain,…
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., yang…