Categories: METROPOLIS

Peningkatan Kualitas SDM Papua Harus Diseriusi

JAYAPURA-Papua yang dinilai memiliki sumber daya manusia (SDM) terendah se-Indonesia, mendapat tanggapan serius dari Prof. Dra. Yohana Susana Yembise, M.Sc., Ph.D.  Mantan Menteri Perberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak ini,  menilai sampai saat ini belum ada kebijakan serius dan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk peningkatan sumber daya manusia di Papua berupa master plan atau strategi khusus dari gubernur maupun Bupati.

   “Bagaimana orang Papua, para kepala daerah, pemimpin-pemimpin Papua sadar bagaimana konsep sumber daya manusia di Papua kedepan seperti apa,” katanya di Kotaraja, Sabtu (27/8).

  Menurutnya, jika sumber daya manusia tidak diperhatikan secara serius dan baik, maka akan merugikan orang Papua itu sendiri kedepanya. “Jika sumber daya manusia tidak diperhatikan dengan konsep yang baik dan berkelanjutan bagi orang Papua, maka kita akan terjadi loss generation, dan jika ini tidak ditangani serius dengan memakan waktu lama, hal ini akan menjadi bom waktu bagi orang Papua,” katanya.

  Ia juga mempertanyakan dengan indeks sumber daya manusia untuk Papua dimana berada di posisi paling rendah se-Indonesia, namun sampai saat ini belum juga ada konsep dan pikiran yang serius dari pemerintah daerah dan orang Papua tentang kondisi ini.

   “Teman-teman dari non Papua terus mengalami peningkatan sementara orang Papua makin santai, seharusnya ini menjadi motivasi kenapa kita tidak bisa. Dan ini menjadi tantangan serius bagi orang Papua soal pendidikan dan jika tidak diperhatikan, maka tinggal beberapa tahun lagi ke depan kita akan hilang generasi,” katanya.

  Untuk itu, ia mengajak untuk seluruh anak-anak asli Papua untuk mengambil motivasi dari non Papua yang terus maju dan berprestasi di Papua, karena orang Papua juga bisa.

“Kita bisa melihat bahwa saudara-saudara kita yang dari luar sudah menunjukkan kelebihan-kelebihan mereka. Maka dengan semua ini, harus kita intropeksi diri mengapa orang Papua tidak bisa, sebenarnya orang Papua bisa,” katanya yang mencontohkan dirinya yang juga sebagai mantan menteri dan memiliki kemampuan bahasa Inggris dan lainya sehingga hal itu bisa dimiliki dan dipelajari oleh orang Papua secara keseluruhan.

   Ia juga mengatakan hal hal yang menjadi penting bagi orang Papua hari ini bagaimana menyadari potensi mereka dan pemimpin-pemimpin Papua juga menyadari dan melihat Papua deperti apa.

  “Jika kita lihat kalau persaingan antara Papua dan non Papua sampai seperti ini, mereka non Papua mendominasi, maka ke depan kita akan kesulitan. Karena itu, pemerintah mari  perhatikan SDM Papua yang serius.” ujarnya.

  Karena sampai saat ini, dirinya juga belum melihat keseluruhan dari pemerintah baik Gubernur maupun Bupati berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia secara serius.  (oel/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago