

JAYAPURA – Pemerintaih Kota Jayapura dan Provinsi Papua Khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan menyelesaikan sengketa tanah di SMA PGRI Jayapura Di Distrik Heram, Kelurahan Yabansai.
Hal ini dikatakan Angota DPRD Kota Jayapura Otniel Deda usai memfasiltasi kedua belah pihak agar menyelesaikan persoalan pemalangan tersebut, karena pemalangan mengakibatkan aktifitas sekolah lumpuh.
“Sebagai tugas saya sebagai angota DPRD mengawal bersama- sama masyarakat untuk mengawal kasus itu kepada pemerintah apa yang menjadi aspirasi masyarakat adat,” katanya.
Ia mengatakan sekolah adalah pusat terciptanya kader pemimpin daerah dan masa depan generasi Papua maka harus di perhatikan dengan serius.
“Sekolah merupakan satu wadah menghadirkan pemimpin dan wadah bagi masyarakat untuk belajar dan menuntut ilmu, maka sekolah ini wajib bagi Pemda Kota Jayapura dan Provinsi Papua memberikan perhatian sehingga permasalah sekolah baik fasilitas, hak tanah, hak guru harus di perhatikan,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya telah menyampaikan kasus tersebut kepada Wali Kota agar kiranya dapat diperhatikan untuk dicarikan solusi bagaimana sekolah tersebut dapat beraktivitas.
Lanjut Deda ada permasalahan tanggungjawab antara Pemda Kota Jayapura karena adanya peralihan SMA/SMK ke Provinsi Papua.
“Kita harap pemerintah baik Provinsi dan juga Pemkot dapat mencarikan solusi bersama sehingga nantinya sekolah yang dipalang ini dapat dibuka, jangan dibiarkan begitu saja karena ini lagi-lagi soal pendidikan anak-anak kita,”Pungkasnya.(oel/gin)
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…
Penarikan tenaga medis tersebut dipicu insiden kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata pada…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…