

Kepala Kanwil BPN Papua, Roy Wayoi
JAYAPURA – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Papua menargetkan penerbitan 5.005 sertifikat tanah pada tahun 2026 melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan redistribusi tanah.
Kepala Kanwil BPN Papua Roy E.F. Wayoi, mengatakan target tersebut dilaksanakan oleh 12 kantor pertanahan yang tersebar di wilayah Papua, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing daerah.
“Target 2026 berada di angka 5.005 bidang sertifikat, sehingga dalam beberapa minggu ke depan setiap kantor pertanahan mengajukan rencana lokasi agar kami bisa menyusun rencana kerja PTSL dan redistribusi tanah,” katanya di Jayapura, Senin.
Menurut Roy, pada 2025 capaian Program PTSL di Papua telah mencapai 98 persen dari target 2.900 bidang, dengan realisasi sebanyak 2.801 sertifikat. “Dari data tersebut dua kabupaten yang belum dapat diselesaikan yakni Paniai dan Puncak Jaya, terkendala kondisi keamanan,” ujarnya.
Dari sisi kinerja keuangan pihaknya telah mampu anggaran BPN Papua pada 2025 di atas 97 persen, dimana capaian tersebut relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 95–98 persen.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…