

JAYAPURA – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura memprediksi wilayah Papua akan mengalami peningkatan curah hujan pada akhir tahun sehingga seluruh instansi terkait diharapkan mulai melakukan mitigasi awal.
Hal itu disampaikan Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Yustus Rumakiek, dalam acara Press Release Prediksi Musim Hujan 2025/2026 yang digelar di Kota Jayapura, Kamis (25/9).
Menurut Yustus, secara nasional awal musim hujan 2025/2026 diperkirakan tidak jauh berbeda dengan kondisi normal.
“Hanya saja khusus di Papua, peluang terjadinya peningkatan curah hujan cukup besar meskipun kondisi iklim global atau ENSO (El Niño Southern Oscillation) diprediksi berada pada fase netral,” ujarnya.
Dia menjelaskan fenomena El Nino dan La Nina memang berpengaruh pada curah hujan di Indonesia, hanya saja berdasarkan pemantauan dinamika atmosfer dan laut, khususnya di Samudera Pasifik dan perairan sekitar Papua, terjadi penghangatan suhu muka laut, sehingga hal ini menjadi indikator adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Papua dan sekitarnya.
“Peningkatan curah hujan tersebut perlu diantisipasi berbagai sektor, terutama pertanian, perhubungan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…