

Penyematan tanda peserta kepada para peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi keterlibatan orang asli Papua Dalam berpolitik, Kamis (25/7) kemarin. (foto: Mboik Cepos)
JAYAPURA-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan KB Kota Jayapura, menyelenggarakan sosialisasi mengenai peran perempuan dalam berpolitik di kota Jayapura.
Kepala Dinas P3AKB Kota Jayapura, Betty Puy dalam laporannya menyebutkan, tujuan sosialisasi untuk memberikan motivasi kepada perempuan Papua agar berperan dan berpartisipasi, di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi.
“Dengan adanya Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) nomor : 2 tahun 2021, maka perlu adanya keterwakilan perempuan di DPRD dari utusan adat,” kata Betty Puy, Kamis (25/7).
Dia mengatakan, sebagai perwakilan pemerintah yang konsen mengurusi bidang perempuan pihaknya ingin mendorong adanya keterwakilan kaum perempuan lewat DPRK yang saat ini sedang berproses.
“Kita ingin adanya keterwakilan perempuan lewat DPRK, dari seluruh kampung adat yang ada di kota ini,” ujarnya.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…