Categories: METROPOLIS

Kerahkan 600-an Pekerja Untuk Percantik Kota Jayapura

JAYAPURA-Lebih dari 600 pekerja diturunkan oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja untuk mempercantik sejumlah kawasan di Kota Jayapura menjelang pelaksanaan 17 Agustus 2023.

Kegiatan ini dibiayai melalui dana otonomi khusus 2023 melalui program kegiatan Padat Karya tahap 2 bagi pencari kerja pengangguran dan setengah pengangguran di Kota Jayapura.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengatakan, program itu dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan perluasan lapangan kerja bagi para pencari kerja yang ada di wilayah kota Jayapura.

“Ini pekerjaan bagi teman-teman kita, saudara-saudara kita yang kebetulan belum mendapatkan pekerjaan tetap. Ada pemuda-pemuda dari gereja, dari mahasiswa, ada juga dari komunitas.  Mereka tergabung dalam kelompok lalu kemudian kita memberikan kesempatan pekerjaan,” kata Dr Frans Pekey, Selasa 25/7 kemarin.

Pada kesempatan itu dia juga meminta kepada pekerja agar dalam pekerjaan itu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan dari hati.  Sehingga hasilnya pun tidak mengecewakan.

“Saya juga sampaikan kepada mereka melalui kegiatan yang kamu kerjakan itu Anggaplah sebagai rumah sendiri,  kota sendiri. Ini kesempatan yang terbaik diberikan kepada kota ini dengan melakukan pembersihan dan pengecatan.  Sehingga kota ini semakin cantik semakin indah apalagi menjelang pelaksanaan 17 Agustus,” katanya.

Karena itu, rasa memiliki kota ini  harus ditingkatkan. Masyarakat juga diminta untuk menjaga keamanan dan ketertiban.  Kemudian saling menghormati harmonisasi toleransi antar umat beragama,  menjaga persatuan dan kesatuan.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura,  Enos Naa, mengungkapkan bahwa ada sekitar 640 orang yang terlibat dalam kegiatan itu.  Para pekerja ini sudah dilengkapi dengan jaminan kecelakaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Mereka akan bekerja selama 6 hari kerja, mulai dari tanggal 25 sampai 1 Agustus 2023. Adapun jenis pekerjaan yang dilakukan berupa pengecatan daerah bagian luar jalan. Seperti pada tembok-tembok talud.

“Warna merah hitam itu adalah warna khas sport yang baik seperti yang sudah disampaikan oleh pak wali dan pekerjaan pengecatan itu hanya pada tembok-tembok talud dan jembatan,” pungkasnya. (roy/tri)

newsportal

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

1 day ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

1 day ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

1 day ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

1 day ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

1 day ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

1 day ago