Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan bahan pokok agar distribusi tetap merata dan stabilitas harga dapat terjaga.
Sementara itu, pihaknya juga menargetkan GPM digelar sebanyak 21 kali sepanjang tahun 2026 di sejumlah titik yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Menjelang Ramadan dan Idulfitri, kegiatan dipusatkan di lingkungan masjid agar masyarakat, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin.
“Sementara menjelang perayaan Natal, kegiatan serupa direncanakan digelar di lingkungan gereja guna membantu umat Kristiani memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dari pasaran,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…