Bahasa menurutnya menyimpan nilai-nilai, pengetahuan, budaya, dan teknologi. Apabila suatu bahasa punah, unsur-unsur yang terkandung di dalamnya pun ikut punah. Oleh karena itu, program revitalisasi bahasa daerah perlu dilaksanakan dan dikuatkan, termasuk sekolah kampung yang di jalankan oleh pemerintah kota Jayapura sekarang ini.
“Pengenalan bahasa daerah kepada generasi muda sangat penting dilakukan. Hal itu merupakan salah satu upaya pewarisan bahasa daerah agar tidak punah,” terang Valentina.
Pihaknya berharap semua pemangku kepentingan dapat berkolaborasi untuk bagaimana melestarikan dan mempertahankan bahasa daerah agar tidak mengalami kepunahan.
“Karena melestarikan bahasa ibu merupakan sebuah tujuan penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat dan kearifan lokal,” katanya lagi.
Dia menambahkan bahasa lokal dapat diajarkan di sekolah di mana hal itu bertujuan untuk memberikan siswa kesempatan untuk belajar tentang budaya dan sejarah serta memberikan pemahaman tentang keragaman budaya. “Selanjutnya untuk meningkatkan komunikasi antargenerasi dengan menggunakan bahasa daerah menjadi alat komunikasi,” ujarnya.
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
‘’Untuk anak tidak sekolah ini, kita dorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah kabupaten,…
Bagi Yani, memberikan rasa aman kepada warga adalah harga mati, meski kini ia harus mengandalkan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…