Bahasa menurutnya menyimpan nilai-nilai, pengetahuan, budaya, dan teknologi. Apabila suatu bahasa punah, unsur-unsur yang terkandung di dalamnya pun ikut punah. Oleh karena itu, program revitalisasi bahasa daerah perlu dilaksanakan dan dikuatkan, termasuk sekolah kampung yang di jalankan oleh pemerintah kota Jayapura sekarang ini.
“Pengenalan bahasa daerah kepada generasi muda sangat penting dilakukan. Hal itu merupakan salah satu upaya pewarisan bahasa daerah agar tidak punah,” terang Valentina.
Pihaknya berharap semua pemangku kepentingan dapat berkolaborasi untuk bagaimana melestarikan dan mempertahankan bahasa daerah agar tidak mengalami kepunahan.
“Karena melestarikan bahasa ibu merupakan sebuah tujuan penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat dan kearifan lokal,” katanya lagi.
Dia menambahkan bahasa lokal dapat diajarkan di sekolah di mana hal itu bertujuan untuk memberikan siswa kesempatan untuk belajar tentang budaya dan sejarah serta memberikan pemahaman tentang keragaman budaya. “Selanjutnya untuk meningkatkan komunikasi antargenerasi dengan menggunakan bahasa daerah menjadi alat komunikasi,” ujarnya.
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…