Categories: METROPOLIS

Korem 172/PWY Musnahkan 1.484 Miras dari Berbagai Jenis

Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan, saat memusnahkan miras yang berhasil disita dari perbatasan RI-PNG yang dimusnakan di Korem 172/PWY di Padang Bulan Distrik Heram Kota Jayapura, Jumat (24/7) kemarin. (FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Korem 172/PWY memusnahkan 1.484 miras dari berbagai jenis. Berbagai jenis miras ini sita oleh Satgas yang bertugas di daerah perbatasan RI-PNG. Pemusnahan berbagai jenis miras ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Isak Pangemanan yang melibatkan berbagai pihak. Kegiatan pemusnahan ini dilaksanakan di Korem 172/PWY di Padang Bulan Distrik Heram Jumat (24/7) lalu.

 Adapun jenis miras dan narkoba jenis ganja yang diamankan adalah sebagai berikut, 243 kaleng bir bintang kaleng, 336 botol bir, 83 kaleng SP bir, 94 bir SP botol, 8 kaleng bir export, 22 kaleng bir ice, 7 kaleng bir frost, 30 kaleng bir angker, 21 kaleng bir guinnes, 20 kaleng bir heineke, 224 botol vodka ceper, 34 botol mansion, 8 whyki drum, 169 botol robinson, 37 botol jenever, 33 botol anggur merah, 20 botol singaraja, 6 botol bir heineken, 4 botol Iceland, 6 botol Heineken, 21 botol ghuinnes, 41 botol campuran oplos, 10 liter saguer, 47 botol kosong, 2 kg ganja, dan 15 kg kulit kayu masihi.

 Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, miras dari berbagai jenis bersama narkoba jenis ganja yang diamankan ini merupakan Kerja sama pihaknya bersama BNN, Bea Cukai di daerah perbatasan, sehingga bisa menyita semua ini. “Ini sebagai bukti komitmen kami untuk mengambil bagian di dalam upaya kita memerangi peradaran miras dan narkoba jenis ganja di daerah perbatasan Ri-PNG,” katanya.

 Pangemanan mengatakan, saat ini memang peredaran miras dan narkoba di daerah perbatasan cukup tinggi. Namun demikian, pihaknya bersama stekholder terkait terus melakukan langkah-langkah penindakan untuk mencegah dan mengendalikan peredaran miras dan narkoba di daerah perbatasan.

 “Sampai saat ini masih terjadi, karena memang kita sadari bahwa daerah perbatasan ini sangat luas dan garis perbatasan sangat panjang, sedangkan kemampuan pos untuk mengawasi semua titik ini terbatas,” ujarnya.

 Oleh karena itu, jenderal bintang satu ini meminta kepada semua pihak untuk bekerja keras agar tidak ada cela-cela yang digunakan untuk mengedarkan peredaran miras dan narkoba, terutama jenis ganja di daerah perbatasan. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

4 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

5 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

6 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

7 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

8 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

9 hours ago