Categories: METROPOLIS

Kasus Perlindungan Anak Paling Dominan

JAYAPURA – Sepanjang tahun 2024, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Jayapura tercatat telah mendampingi sebanyak 167 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 83 kasus terkait perlindungan anak paling dominan atau paling banyak ditangani Bapas.

   Kepala Bapas Kelas II Jayapura, Frianty Sanng didampingi Ahmad Roifi Nuqosin, Pembimbing Kemasyarakatan Muda mengungkapkan, bahwa jumlah pendampingan anak pada tahun 2024 menunjukkan kenaikan jika dibandingkan tahun 2023, yang mencatat 150 kasus.

   “Tahun ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2023 sebanyak 150 kasus dan pada tahun ini (2024) naik 17 kasus yaitu sebanyak 167 kasus,” jelas Frianty kepada Cenderawasih Pos, Kamis (23/1).

   Pendampingan tersebut, lanjut Frianty,  meliputi proses sejak pemeriksaan di tingkat kepolisian hingga masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) atau Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial (LPKS).

   Selama masa pendampingan di LPKA dan LPKS klien anak mengikuti berbagai program pembinaan. Program dimaksud beragam, yakni program keterampilan, kepribadian hingga kemandirian. Diharapkan, anak yang telah menjalankan masa pembinaan, tidak kembali melakukan tindak pidana dan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk menggapai cita-cita.

   Frianty menyebut dari jumlah 167 kasus  yang ditangani selama 2024, sebanyak 87 pelaku dan 80 korban. Sementara dari segi jenis kelamin laki-laki sebanyak 91 orang dan 76 perempuan (lebih rinci lihat tabel).

   Frianty menjelaskan peran Bapas dalam menangani anak berhadapan dengan hukum (ABH) yakni melalui pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan. Peran ini bertujuan untuk melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi.

Secara garis besar adapun faktor utama yang mengakibatkan anak-anak rentan terkena masalah disampaikan Frianty diantaranya, sosial media, pergaulan bebas, hingga peran orang tua tidak optimal.

   “Faktor yang menyebabkan anak melakukan tindakan pidana itu karena pergaulan bebas tanpa dikontrol penuh oleh orang tua, ada juga faktor ekonomi, kemudian kurangnya kasih sayang dari orang terdekat,” ungkapnya.

   Karena itu ia berharap kepada orang tua untuk selalu memantau gerak-gerik anak-anaknya supaya tidak melakukan hal yang tidak diinginkan terjadi. Dirinya melanjutkan, anak yang menjalani pidana di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) juga mendapatkan layanan dari Bapas Jayapura.

   Sejak hari pertama Anak diserahkan ke LPKA, Bapas Jayapura juga menerima permintaan terkait program pembinaan awal, pembinaan akhir, Pemindahan anak karena usia dan program Integrasi seperti pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat. (kar/tri)

Data Kasus yang Ditangani Bapas Kelas II Jayapura

    No  Masalah Hukum Jumlah  Kasus

  1. 1. Perlindungan anak           83
  2. 2. Pencurian               56
  3. 3. Penganiayaan 13
  4. 4. Kecelakaan Lalu Lintas 5
  5. 5. Narkotika   4
  6. 6. Perdagangan manusia 2
  7. 7. Pembunuhan 1
  8. 8. KDRT 1
  9. 9. ITE 1
  10. 10. Penadahan 1

Sumber : Bapas Kelas II Jayapura

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

5 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

6 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

7 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

8 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

9 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

10 hours ago