Kedua, Meminta penyediaan tempat relokasi sementara atau permanen yang memenuhi standar kelayakan dan terlindung dari cuaca sebelum pembongkaran dilakukan.
Ketiga, Mendorong terwujudnya forum mediasi terbuka yang mempertemukan Pemkot Jayapura, Disperindagkop, DPRD, serta seluruh asosiasi pedagang guna menyelesaikan konflik sewa-menyewa dan penataan pasar secara berkeadilan.
Kondisi terkini di lokasi menunjukkan dampak memprihatinkan dari penertiban tersebut. Banyak pedagang yang tidak lagi memiliki tempat beratap kini terpaksa menggelar barang dagangannya langsung di atas tanah demi menyambung hidup. Sementara itu, para pedagang terus mengumpulkan bukti foto dan rekaman video sebagai bahan aspirasi resmi yang akan diteruskan ke pihak berwenang. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
“Perbatasan tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pemisah, tetapi harus menjadi ruang perjumpaan, ruang…
Stok beras di Merauke, Papua Selatan, mulai mengalami penurunan sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi…
Penegasan tersebut terutama ditujukan kepada pedagang yang berasal dari luar wilayah Kota Jayapura, seperti…
Papua Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis dalam pembangunan lumbung…
Abisai mengatakan, keberadaan area parkir menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar. Masyarakat…
Maraknya aksi tawuran yang berulang pada malam hari memaksa aparat kepolisian memperketat pengawasan di titik-titik…