Dikatakan, Pendampingan dari BTS Surabaya tersebut, akan berlangsung hingga Desember mendatang, terkait dengan hal teknis. dirinya juga telah mengangkat 3 pejabat defenitif dan staf, yang nantinya akan menangani air limbah dan bersinergi dengan PUPR kota Jayapura, terutama pengolahan teknis limbah domestik.
Untuk itu dirinya berharap, FGD ini menjadi upaya untuk memperkuat operasional dan pelaksanaan pengelolaan limbah domestik di kota Jayapura, dengan satu niat utama meningkatkan derajat kesehatan di kota ini. Kata dia dengan pengelolaan SPALD-S tersebut, juga menjadi momentum untuk PT. AMJ meningkatkan PAD kota Jayapura.
“Kita harapkan, ini bisa meningkatkan derajat kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan PAD kepada Pemkot Jayapura,” tambahnya. (roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…
Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Valentina Lovina Tanate, mengungkapkan bahwa kekayaan bahasa di Papua secara…