

Kepala Perwakilan Bkkbn Papua Sarles Brabar (FOTO: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua menginisiasi program tumbuh kembang anak berbasis keluarga. Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Sarles Brabar, mengatakan program ini didorong untuk penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Papua. Tapi juga merupakan bagian dari Asta Cita Kemeterian Kependudukan dan Pembangunan keluarga/BKKBN.
Dimana keluarga menjadi pilar utama dalam menentukan tumbuh kembang anak salah satunya saat anak itu masih dalam kandungan.
“Penelitian para ahli menunjukkan bahwa perkembangan otak tercepat terjadi pada tahun-tahun pertama kehidupan. Oleh karena itu, perhatian dan pola asuh yang diterima anak sejak dini sangat memengaruhi kecerdasan, kepribadian, dan perilaku sosial mereka,” ujarnya, Jumat (21/2).
Adapun program tersebut telah dirancang dalam lima program Quick Wins, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan (GATE), aplikasi sumper berbasis akal imitasi (AI) dan Lansia Berdaya (Sidaya).
Page: 1 2
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…