Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, sekolah, puskesmas, aparat keamanan, serta mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Seluruh pemangku kepentingan harus menjadikan Program MBG sebagai tanggung jawab kolektif. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh komitmen, konsistensi, dan integritas semua pihak dalam menjalankan peran masing-masing,” katanya.
Phaknya juga menekankan agar program MBG tidak hanya fokus pada penyediaan makanan, tetapi juga terintegrasi dengan edukasi gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta sanitasi yang layak. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…