Categories: METROPOLIS

Sulit Lacak Penggunaan Dana Otsus

Boy Markus Dawir ( FOTO : Dok/Cepos)

BMD : Kami Dorong Ada Kewenangan Lain dari MRP

JAYAPURA – Penggunaan dana Otonomi Khusus selama ini  di kabupaten kota dikatakan masih sulit terlacak  dipakai untuk apa saja. Meski sudah bertahun-tahun ternyata pelaporannya tak sampai ke DPR Papua. Meski masih bisa dipertanyakan apakah DPRP wajib mengetahui semua perincian penggunaannya namun sebagai pihak yang ikut membahas keuangan di provinsi Papua, DPRP menyatakan paling tidak ada tebusan salinan yang sama seperti yang diterima pemerintah Provinsi Papua. 

 Terkait sulitnya melacak penggunaan dana Otsus di kabupaten dan kota ini muncul wacana untuk melibatkan Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk ikut mengawasi penggunaan dana Otsus di daerah. MRP disebut pantas lantaran menjadi lembaga kultur yang selalu bersentuhan dengan hak-hak dasar termasuk afirmatif. MRP didorong memiliki satu kewenangan tambahan yakni ikut mengawasi penggunaan dana Otsus.

 “Jadi sejatinya uang Otsus ini untuk kesejahteraan masyarakat terlebih jika dikhususnya adalah orang asli Papua. Kita dudukkan masalahnya dulu seperti apa. Nah selama ini harus diakui sulit sekali kami mengetahui bahwa puluhan miliar atau lebih ini dipakai untuk apa saja. Kami tak pernah tahu,” kata salah satu anggota Badan Anggaran DPRP, Boy Markus Dawir, Senin (22/7).

 Kata Boy hasil kajian yang dilakukan pihak UGM yang dipercayakan Pemda untuk mengkaji pendanaan yang ditransfer ke kabupaten kota sebab selama 4 tahun lebih  ternyata ada kepala daerah yang melaksanakan pembangunan dengan sungguh-sungguh mengurus orang Papua di kabupatennya namun ada juga yang tidak. 

“Jika merasa kurang silahkan tanyakan ke gubernur tapi tak perlu  saling menyerang namun dari hasil kerja kita apakah sudah berpihak atau belum. Nyatanya belum semua sehingga ada yang dikurangi,” tegas Boy. 

 Selain itu DPR Papua yang punya kewenangan mengawasi dana Otsus mengalami kesulitan untuk mengetahui apa saja yang sudah dilakukan dari dana Otsus yang diurunkan ke daerah. Pihak DPRP tidak tahu apa yang sudah dilakukan meski  sudah diminta ke Bapedda dan Badan keuangan ternyata tetap tak mendapat rincian. Boy mencontohkan Kota Jayapura terima sekitar Rp 96 miliar dan dari jumlah segitu buat apa saja. Kami hanya dapat di koran bahwa Dinas PU bikin gunakan Rp 18 miliar untuk penataan lingkungan dan jalan serta yang lain. Kemudian Dinas Kesehatan menggunakan Rp 13 miliar untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kota Jayapura meski yang kami tahu Kota Jayapura tidak punya rumah sakit yang punya adalah pemerintah provinsi, angkatan laut, angkatan darat, kepolisian dan  gereja katholik. 

 “Nah Rp 13 miliar ini digunakan untuk apa, kami tak mendapatkan penjelasan itu. Ke depan kami mantapkan jadi semua dana Otsus yang digunakan wajib menyampaikan perincian penggunaan dana Otsus dalam rangka mengawasi apakah digunakan untuk orang Papua atau tidak,” pungkasnya. Sementara terkait ini akademisi Uncen Ferry Kareth SH M.Hum menyampaikan bahwa bisa saja MRP dilibatkan untuk mengawasi penggunaan dana Otsus namun pengaturan tersebut harus ada cantelan hukum. 

“Soal MRP mengikuti mengawasi penganggaran Otsus saya pikir ini kembali kepada kewenangan. Jika MRP diberi kewenangan untuk mengawasi. Saya pikri sah-sah saja bila MRP ikut mengawasi maupun memberikan saran agar penggunaannya tepat sasaran. Ini baik juga karena MRP merupakan lembaga yang memang hadir untuk memperjuangkan hak-hak dasar namun sebaiknya ada regulasi hukum yang menjadi dasar,” imbuhnya. (ade/gin)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

17 hours ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

18 hours ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

19 hours ago

Pahami Karakteristik, Perlakukan Warga Binaan dengan Humanis namun Tegas

Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…

20 hours ago

Gubernur dan MRP Bahas Sinergi Otsus hingga Usulan Anggaran

Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…

21 hours ago

Kedapatan Kepala Dinas Mabuk Dilingkungan Kantor Akan Diberhentikan

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…

21 hours ago