Meski sempat terjadi perdebatan dalam rapat, salah satu orang tua menyampaikan keberatannya karena tidak adanya perpisahan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun pihak sekolah tetap pada keputusan.
“Ada yang bertanya, ‘Masa anak kita sudah sekolah tiga tahun tidak ada perpisahan?’ Tapi saya sampaikan, keputusan ini untuk mengantisipasi berbagai situasi ke depan,” jelas Dorthea.
Keputusan ini juga sejalan dengan kebijakan terbaru Pemerintah Kota Jayapura pasca pelantikan Wali Kota baru, yang mewajibkan seluruh sekolah untuk tidak lagi mengadakan acara penamatan di hotel atau tempat yang menuntut biaya besar.
“Kami bersyukur, ternyata keputusan yang kami ambil sejalan dengan arahan pemerintah. Ini adalah langkah untuk menjaga kesederhanaan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,”pungkasnya.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…