

Calon penumpang yang hendak mudik untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan menggunakan Kapal Labobar yang sandar di Pelabuhan Jayapura, Jumat (19/12) (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA–Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Natal 2025, Polresta Jayapura Kota memperketat pengawasan di Pelabuhan Jayapura. Pengamanan ini dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas penumpang, khususnya pengguna kapal laut yang hendak merayakan Natal bersama keluarga di kampung halaman.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen menegaskan bahwa pengamanan di Pelabuhan Jayapura telah dilaksanakan sejak awal Desember 2025.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas penumpang, baik yang berangkat maupun yang tiba di Jayapura.
“Pengamanan di pelabuhan sudah kita lakukan sejak awal bulan Desember. Ini sebagai upaya memperketat pengawasan bagi para pemudik, khususnya menjelang perayaan Natal,” ujar Kombes Pol Fredrickus kepada wartawan, Jumat (19/12).
Lebih lanjut dijelaskan, khusus menjelang Hari Raya Natal, Polresta Jayapura Kota akan membuka Pos Terpadu di area Pelabuhan Jayapura. Pos tersebut melibatkan sejumlah stakeholder terkait, termasuk unsur kepolisian, guna melakukan pengawasan dan pengamanan secara menyeluruh terhadap aktivitas embarkasi dan debarkasi penumpang kapal.
“Di pelabuhan itu ada pos terpadu, beberapa stakeholder ada di situ, salah satunya dari kepolisian. Pos ini untuk mengantisipasi dan mengawasi embarkasi penumpang, terutama kapal-kapal Pelni,” jelasnya.
Page: 1 2
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…