Categories: METROPOLIS

Tingkatkan Kapasitas Tempat Tidur di Rumah Sakit!

JAYAPURA- Dalam penanganan Covid 19 di Kota Jayapura, Ketua Satgas Covid 19 Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menjelaskan kondisi terkini di Kota Jayapura, di mana semua rumah sakit meningkatkan kapasitas ruang isolasi dan tempat tidur sebanyak 2 – 3 kali lipat dari sebelumnya.

Hal ini dikarenakan banyaknya pasien yang mengantre di tenda maupun di ruang IGD rumah sakit, bahkan, sampai ada yang meninggal di rumah. Tak hanya itu, di mana banyak petugas medis juga yang kelelahan dan akhirnya terpapar Covid 19.

“Saat ini rumah sakit hanya merawat pasien Covid 19 dengan kondisi sakit sedang dan berat. Stok oksigen saat ini amat sangat terbatas. Produksi oksigen per hari 200 tabung tidak mencukupi untuk RS yang ada di Keerom, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura,” jelas Dr. Benhur Tomi Mano, MM., yang juga merupakan Wali Kota Jayapura, Rabu (21/7) kemarin.

“Ada Rumah Sakit yang memiliki oksigen konsentrat seperti RSUD Abepura  dan RSUD Yowari di Kabupaten Jayapura, namun hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan RS itu sendiri,” tambahnya.

Dengan situasi seperti ini, Pemkot Jayapura, melalui Satgas Covid 19 Kota Jayapura, tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya. Selain vaksinasi yang terus gencar dilakukan, penegakkan Perda No 3 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan secara perorangan, di tempat-tempat umum, tempat hiburan, tempat wisata ,dan lainnya terus dilakukan.

“Kemudian, refocusing anggaran 8% dana DAU, menerapkan PPKM di kelurahan /kampung, hingga mengeluarkan  instruksi Wali Kota tentang pembatasan jam aktivitas di Kota Jayapura, juga telah dilakukan,” terangnya.

Diketahui, hingga 20 Juli kemarin, kasus kumulatif telah mencapai 10.528 atau 2,58 persen dari total penduduk Kota Jayapura sebanyak 406.873 jiwa. Kasus sembuh sebanyak 9.292 atau 88,26 persen dari total kasus, dan kasus meninggal dunia sebanyak 203 atau 1,93 persen, menunjukkan peningkatan dibandingkan sebelum lebaran 1,6 persen.

“Pasien dirawat sejauh ini mencapai 1.033 atau 9,8  persen. Pemkot Jayapura akhirnya membuka kembali tempat isolasi terpusat LPMP sejak 28 Juni 2021, hingga sekarang sudah merawat 289 pasien, 97 pasien sudah sembuh, 4 orang dirujuk,”jelasnya.

Untuk sebaran kasus di 14 Kampung yang ada di Kota Jayapura pasca Idul Fitri hingga 20 Juli, terdapat 1 kampung yang berada dalam zona Merah yaitu Yoka,  sedangkan 7 kampung dalam zona kuning, dan tersisa 6 kampung yang tidak memiliki kasus aktif atau berada di zona hijau.

“Sebaran kasus di 25 kelurahan di Kota Jayapura, antara lain 22 kelurahan ada pada zona merah, 3 pada zona oranye yaitu Angkasapura, Koya Timur dan Abepantai. Padahal pada awal Juni ada 5 kelurahan hijau dan tersisa 1 kelurahan yang merah yaitu Hedam, tetapi kondisi saat ini hampir semua kelurahan berada pada zona merah,” tambahnya.

“Hingga saat ini tren kasus masih terus meningkat. Temuan kasus di bulan Mei rata-rata 4 kasus per hari, bulan Juni mulai meningkat 14 kasus per hari dan di bulan Juli menjadi 51 Kasus per hari,” pungkasnya. (gr)

newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

20 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

22 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

23 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

1 day ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

1 day ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

1 day ago