Categories: METROPOLIS

Uncen Ciptakan Kalung Aromaterapi Khas Papua

Ketiga Mahasiswa dan mahasiswi Uncen memperlihatkan kalung armoterapi khas Papua dari kulit kayu genemo,  Uncen Waena Selasa (21/05).( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) terus mendorong kreativitas mahasiswa-mahasiswinya seperti yang diciptakan oleh Helmina Pigai,  Irwanto Palinggi, Yudiana Laxmi Reumy Dan Marlina Yapasedanya yang merupakan mahasiswa Jurusan Farmasi Uncen yang telah berhasil membuat produk baru yaitu kalung aromaterapi khas Papua dari kulit kayu genemo.

Helmina mengakui bahwa dirinya bersama tiga rekanya telah berhasil membuat produk yang dinamai KATER KAPKEG (Kalung aromaterapi khas papua kulit kayu genemo) yang diharapakn bisa menjadi sebuah temuan dan produk baru ala Papua dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Alasan kenapa kami membuat KATER KAPKEG karena pada umumnya masyarakat Papua hidup sederhana dengan memanfaatkan unsur alam di sekitarnya secara tradisional, maka itu kami ciptakan KATER KAPKEG, “ujar Helmina ke Cenderawasih Pos di Abepura, Selasa (21/05).

“Maka dengan itu melalui program kreativitas Mahasiswa ini kami ingin membuktikkan dan menunjukkan kepada seluruh masyarakat Indonesia terlebih khusus masyarakat Papua bahwa kulit kayu genemo tidak hanya dapat membuat noken dan pakaian adat saja namun bisa di gunakan untuk membuat aksesoris khas Papua berupa kalung aromaterapi,”jelasnya. 

Kalung ini memberikan tiga fungsi sekaligus yaitu pertama mengangkat budaya Papua, kedua mempunyai khasiat bagi kesehatan dan yang ketiga sebagai perhiasan.

Lanjut Helmina,  Dengan alasan ini maka kami membuat produk KATER KAPKEG yang merupakan Inovasi baru yang selama ini belum ada di Papua bahkan Indonesian.

Dimana sekilas cara pembuatannya yakni menyediakan kulit kayu, ditumbuk,kemudian direndam, dikeringkan degan api unggun atau panas matahari, dirajut jadi benang atau tali, dijahit atau dirajut dan terakhir diberi aromaterapi.

Ada beberapa keunggulan dari produk ini yaitu, bahan produksinya dari bahan alami, terdapat Aromaterapi yang berfungsi untuk melancarkan peredaraan darah,meredakan radang tenggorokan dan batuk,penenang dan juga menambah nafsu makan.(kim/gin). 

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago