

Foto bersama pada kegiatan pelepasan peserta PKN Tingkat II Angkatan XXX, PKA Angkatan II dan PKP Angkatan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten se-Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, Jumat (17/11) lalu.(FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA –139 orang dinyatakan lulus saat pengumuman pelepasan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXX, Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota se-Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, Jumat (17/11) lalu.
Dimana kegiatan ini digelar di Kampus BPSDM Papua, terhitung sejak 4 Agustus hingga 17 November. Dengan penyelenggara Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk II, PKA dan PKP menerapkan metode klasikal.
Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng menerangkan, PKN Tk II angkatan XXX diikuti 59 orang, PKA II diikuti oleh 40 orang dan PKP III diikuti oleh 40 orang.“Peserta berasal dari Provinsi dan Kabupaten se-Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Pepua Pegunungan dan Papua Selatan,” ucap Aryoko.
Sementara itu, PJ Sekda Papua, Derek Hegemur mengatakan, dalam rangka mewujudkan world class bureaucracy, diperlukan sosok pemimpin strategis yang dapat memobilisasi seluruh potensi Pemerintah dan masyarakat. “Hal ini guna meningkatkan daya saing bangsa dan percepatan pembangunan nasional secara adil dan merata,” ucap Derek
Menurut Derek, pemimpin strategis harus memiliki kompetensi untuk menjamin akuntabilitas jabatan pimpinan tinggi pratama yang meliput tersusunnya rumusan alternatif kebijakan yang memberikan solusi, tercapainya hasil kerja unit selaras dengan tujuan organisasi, terwujudnya pengembangan strategi yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi, terwujudnya kapabilitas pada unit kerja untuk mencapai outcome organisasi,” terangnya.
“Saya berharap bisa diimplementasikan melalui proyek perubahan dan aksi perubahan yang dikerjakan, menjadi pola kerja yang baru di unit kerja saudara, sebagai bukti dari perubahan yang telah saudara lakukan sebagai pemimpin perubahan,” terangnya.
Pihaknya berharap pengabdian memberi makna bagi kelangsungan Pemerintahan dan pembangunan di tanah Papua saat ini dan dimasa yang akan datang. (fia/tri)
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…